Tri Pujianingsih, Feny (2026) Kesalehan Beragama dan Relevansianya Terhadap Resiliensi Ekonomi Masyakarat Pasca Bencana Erupsi Gunung Kelud Tahun 2014(Studi Kasus di Desa Puncu, Kecamatan Puncu, Kediri). Masters (S2) thesis, UNIVERSITAS ISLAM TRIBAKTI.
|
Text
Cover, Feny.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
Persetujuan, Feny.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
Pembimbing, Feny.pdf Download (381kB) |
|
|
Text
Pernyataan, Feny.pdf Download (288kB) |
|
|
Text
Daftar Isi, Feny.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
Abstrack, Feny.pdf Download (126kB) |
|
|
Text
Bab 1, Feny.pdf Download (620kB) |
|
|
Text
Bab 2, Feny.pdf Download (380kB) |
|
|
Text
Bab 3, Feny.pdf Download (346kB) |
|
|
Text
Bab 4, Feny.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab 5, Feny.pdf Download (439kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka, Feny.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
Lampiran, Feny.pdf Download (470kB) |
|
|
Text
Penutup, Feny.pdf Download (314kB) |
Abstract
TRI PUJIANINGSIH, FENY. 2024: “Kesalehan Beragama dan Relevansianya Terhadap Resiliensi Ekonomi Masyakarat Pasca Bencana Erupsi Gunung Kelud Tahun 2014(Studi Kasus di Desa Puncu, Kecamatan Puncu, Kediri)”, Pendidikan Agama Islam, Program Pascasarjana UIT Kediri, Dosen Pembimbing Dr. Marita Lailia Rahman, M.Pd.I, Dr. Zaenal Arifin, M.Pd.I Kata Kunci: Kesalehan beragama, resiliensi ekonomi, bencana, Gunung Kelud, solidaritas komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi kesalehan beragama terhadap resiliensi ekonomi masyarakat pasca bencana erupsi Gunung Kelud tahun 2014. Studi ini dilakukan di Desa Puncu, salah satu wilayah yang terdampak parah oleh bencana tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalehan beragama memainkan peran penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat pasca bencana. Kesalehan beragama yang kuat mendorong solidaritas komunitas, di mana masyarakat saling membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar dan memulihkan mata pencaharian. Lembaga keagamaan setempat berperan sentral dalam mengkoordinasikan bantuan dan mengorganisir kegiatan sosial. Program penggalangan dana yang diinisiasi oleh masyarakat dan lembaga keagamaan terbukti efektif dalam mendistribusikan sumber daya secara merata kepada warga yang terdampak bencana. Selain itu, nilai-nilai kesalehan seperti sabar, tawakal, dan ikhlas memberikan ketahanan mental dan emosional bagi masyarakat, membantu mereka tetap optimis dan termotivasi untuk bangkit kembali secara ekonomi. Pendekatan religius dalam pemulihan ekonomi juga melibatkan dukungan psikososial dan spiritual yang signifikan, yang membantu masyarakat mengatasi trauma dan stres pasca bencana. Inisiatif pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, seperti koperasi dan kelompok usaha bersama, didorong oleh nilai-nilai kesalehan ini, memungkinkan masyarakat untuk berbagi sumber daya, pengetahuan, dan keterampilan, sehingga mempercepat pemulihan ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kesalehan beragama memiliki relevansi yang signifikan terhadap resiliensi ekonomi masyarakat pasca bencana erupsi Gunung Kelud. Kesalehan beragama tidak hanya memperkuat ikatan sosial dan solidaritas, tetapi juga memberikan landasan moral dan spiritual yang membantu masyarakat mengatasi tantangan ekonomi dan membangun kembali kehidupan mereka.
| Item Type: | Thesis (Masters (S2)) |
|---|---|
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan menengah; sekolah tingkat lanjutan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah & Keguruan > Pendidikan Agama Islam (PAI) |
| Depositing User: | YUSLI M.Pd.I Yusli |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 07:57 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 07:57 |
| URI: | http://repo.uit-lirboyo.ac.id/id/eprint/4740 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
