Peran Guru Dalam Mengoptimalkan Sumber Belajar di MA Al-Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri

Atikoh, Nurul (2023) Peran Guru Dalam Mengoptimalkan Sumber Belajar di MA Al-Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri. Undergraduate (S1) thesis, Institut Agama Islam Tribakti Kediri.

[img] Text
NURUL ATIKOH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Dalam dunia pendidikan, guru memiliki peranan yang sangat penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Keberhasilan seorang guru dalam proses pembelajaran dapat dilihat dari tercapainya tujuan pembelajaran. Pembelajaran disekolah menuntut seorang guru untuk memperoleh hasil yang optimal, tidak hanya menggunakan buku LKS untuk belajar tapi juga penggunaan sumber belajar seperti media proyektor, perpustakaan, dan laboratorium dibutuhkan supaya tidak terjadi kesenjangan dalam pola pikir peserta didik saat belajar. Sumber belajar merupakan suatu unsur yang memiliki peranan penting dalam menentukan proses belajar agar pembelajaran menjadi efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan. Dari uraian di atas, maka dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut (1) Bagaimana Kondisi Sumber Belajar di MA Al-Mahrusiyah ? (2) Bagaimana Peran Guru Dalam Mengoptimalkan Sumber Belajar di MA Al-Mahrusiyah ? (3) Bagaimana Hasil Dari Pengoptimalan Sumber Belajar di MA Al-Mahrusiyah ? Adapun jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif-kualitatif. Metode deskriptif diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan, melukiskan keadaan subjek/objek penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat dan lain-lain) pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya. Bertujuan mendeskripsikan seperangkat peristiwa atau kondisi populasi saat ini. Pemaparan data pada metode deskriptif umumnya menyangkut variabel yang terdapat dalam penelitian, sehingga diperoleh sajian informasi yang lengkap mengenai setiap variabel tersebut berdasarkan kategori yang telah ditetapkan. Hasil dari pengoptimalan sumber belajar yang adalah (1) Dari segi kondisi, terdapat penambahan ruang laboratorium, penambahan jumlah proyektor yang awalnya hanya berjumlah 6 menjadi 17. Terdapat 8 sumber internet yang dapat di akses guru. Penambahan inventaris laboratorium seperti 116 alat praktek & 44 bahan eksperimen di laboratorium IPA, 13 inventaris untuk laboratorium IPS, 41 laptop di laboratorium Bahasa/Multimedia, dan 14 inventaris di laboratorium agama serta satu lemari kaca yang berisi buku bacaan & kitab. (2) Cara guru dalam mengoptimalkan sumber belajar adalah menggunakan alat dan bahan yang telah disediakan di laboratorium seperti bahan kimia di lab, menekin jenazah, proyektor, dan buku paket di perpus. (3) Adanya peningkatan penggunaan laboratorium & jumlah pinjaman proyektor. Minat baca peserta didik juga meningkat karena adanya buku paket sebagai bahan referensi selain buku LKS, seperti beberapa novel di perpustakaan dan 2 komputer yang bisa digunakan untuk akses buku atau kebutuhan tugas lainnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 370 Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah & Keguruan > Pendidikan Agama Islam (PAI)
Depositing User: Nurul Atikoh
Date Deposited: 30 Jan 2026 05:17
Last Modified: 30 Jan 2026 05:17
URI: http://repo.uit-lirboyo.ac.id/id/eprint/1381

Actions (login required)

View Item View Item